Kenali tanda-tanda bahaya
Jika terjadi masalah pada shunt, mencari pertolongan sejak dini sangatlah penting. Tanda-tanda di bawah ini dapat menunjukkan bahwa shunt tersumbat, terinfeksi, atau mengalirkan cairan terlalu banyak.
Sumbatan (drainase kurang)
Sakit kepala, mual dan muntah, mengantuk, mudah rewel atau marah, penglihatan kabur atau ganda, tubuh tidak stabil, kejang; pada bayi, ubun-ubun menonjol dan ukuran kepala yang terus membesar. Sering kali mirip dengan gejala sebelum operasi.
Infeksi
Demam tanpa sebab yang jelas; kemerahan, bengkak, atau keluarnya cairan di sepanjang jalur shunt atau pada luka; nyeri dan bengkak di perut; leher kaku. Paling sering terjadi dalam beberapa bulan pertama.
Drainase berlebih
Sakit kepala yang muncul atau memburuk saat berdiri dan mereda saat berbaring; pusing, mual. Sakit kepala hebat yang mendadak atau kelemahan pada satu sisi tubuh memerlukan pemeriksaan segera.
Di IGD, selalu sampaikan bahwa Anda memiliki shunt, jenis katupnya, serta pengaturannya jika katup dapat disetel; tunjukkan kartu shunt Anda bila memungkinkan.
Kehidupan sehari-hari
Perawatan luka
Jaga luka tetap bersih dan kering sampai jahitan dilepas dan luka benar-benar menutup; jangan digaruk. Tunggu izin dokter Anda sebelum mandi berendam dan berenang.
Tidur dan posisi tubuh
Biasanya tidak diperlukan posisi tidur khusus. Usahakan untuk tidak menekan area katup dalam waktu lama.
Sekolah dan pekerjaan
Kegiatan sekolah dan bekerja dapat dilanjutkan setelah masa pemulihan. Akan sangat membantu jika Anda memberi tahu orang-orang terdekat di sana tentang tanda-tanda bahaya.
Jangan memompa shunt sendiri
Beberapa shunt memiliki ruang kecil yang dapat teraba di bawah kulit. Jangan menekan atau memompanya kecuali dokter Anda secara khusus memintanya.
Operasi lain dan perawatan gigi
Sebelum tindakan seperti operasi perut, endoskopi, atau perawatan gigi, beri tahu dokter bahwa Anda memiliki shunt, agar langkah pencegahan yang diperlukan dapat direncanakan bersama dokter bedah saraf Anda.
Kehamilan
Banyak perempuan dengan shunt menjalani kehamilan yang sehat. Jika Anda merencanakan kehamilan atau sedang hamil, beri tahu dokter kandungan dan dokter bedah saraf Anda.
MRI, magnet, dan perangkat elektronik
Katup yang dapat disetel menggunakan magnet untuk mengubah tekanan pembukaannya, sehingga medan magnet yang kuat dapat memengaruhi pengaturan katup.
- Sebelum pemeriksaan MRI, beri tahu tim pemeriksa dan dokter bedah saraf Anda bahwa Anda memiliki katup yang dapat disetel. Tergantung jenis katupnya, pengaturan katup mungkin perlu diperiksa setelah pemeriksaan.
- Jauhkan magnet yang kuat (seperti mainan bermagnet serta beberapa jenis headphone dan pengeras suara) dari area katup. Tanyakan kepada dokter Anda perangkat apa saja yang dapat memengaruhi katup Anda.
- Katup tekanan tetap tidak disetel dengan magnet, sehingga berbeda dalam hal ini; meskipun demikian, selalu sampaikan bahwa Anda memiliki shunt sebelum menjalani MRI.
- Penggunaan ponsel, komputer, dan peralatan rumah tangga secara normal biasanya tidak menimbulkan masalah.
Olahraga dan perjalanan
Olahraga
Berjalan kaki, berenang, bersepeda, dan aktivitas serupa biasanya aman dilakukan setelah masa pemulihan. Tanyakan terlebih dahulu kepada dokter Anda tentang olahraga kontak yang berisiko tinggi menimbulkan benturan keras pada kepala, serta tentang menyelam. Gunakan helm saat bersepeda, bermain sepatu roda, dan aktivitas serupa.
Bepergian dengan pesawat
Perjalanan udara biasanya tidak menimbulkan masalah. Anda dapat melewati gerbang pemeriksaan keamanan bandara; bawalah kartu shunt Anda.
Persiapan perjalanan
Cari tahu terlebih dahulu rumah sakit di tempat tujuan yang memiliki layanan bedah saraf. Bawalah salinan laporan pemeriksaan pencitraan terbaru dan informasi shunt Anda.
Kontrol rutin dan pencatatan
Tetap jalani kontrol rutin meskipun Anda tidak memiliki keluhan. Dokter mungkin meminta pemeriksaan pencitraan untuk memastikan shunt berfungsi; pada katup yang dapat disetel, pengaturannya juga diperiksa.
- Jenis katup dan pengaturan terakhirnya, jika dapat disetel
- Tanggal operasi dan revisi, serta rumah sakit tempat tindakan dilakukan
- Laporan pemeriksaan pencitraan otak terakhir yang diambil saat Anda dalam kondisi baik
- Obat-obatan dan alergi Anda
- Tanda-tanda bahaya awal yang khas pada Anda atau anak Anda
Pertanyaan yang sering diajukan
Bagaimana saya tahu apakah shunt berfungsi?
Hal ini tidak dapat diketahui hanya dengan melihat. Tidak adanya gejala merupakan pertanda baik; jika ragu, dokter akan memeriksa Anda dan meminta pemeriksaan pencitraan.
Apakah shunt memiliki alarm atau baterai?
Tidak. Shunt tidak mengandung baterai atau komponen elektronik; shunt bekerja berdasarkan tekanan cairan.
Apakah benturan di kepala akan merusak shunt?
Benturan kecil dalam kehidupan sehari-hari biasanya tidak menimbulkan masalah. Jika muncul sakit kepala, muntah, atau rasa mengantuk setelah benturan yang keras, segera cari pertolongan.
Bolehkah saya memotong atau mewarnai rambut?
Boleh, setelah luka benar-benar sembuh. Anda dapat meminta penata rambut untuk berhati-hati di sekitar area katup.
Apakah orang dengan shunt boleh divaksinasi?
Shunt tidak menghalangi vaksinasi. Ikuti jadwal vaksinasi sesuai anjuran dokter Anda.
Mungkinkah suatu hari saya tidak memerlukan shunt lagi?
Pada sebagian pasien, kebutuhan akan shunt dapat berkurang seiring waktu, tetapi hanya penilaian dokter yang dapat memastikannya. Jangan pernah mencoba menonaktifkan shunt sendiri.
Informasi di halaman ini bersifat umum dan tidak menggantikan penilaian dokter Anda. Diagnosis, pengobatan, dan pilihan perangkat ditentukan secara individual untuk setiap pasien.